Sejarah Hipnotis
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Sejarah Hipnotis

Tuesday, April 15, 2008



Sejarah hipnotisme sama tuanya dengan sihir,mistik, okkultisme, ilmu ketabiban dan lain-lain. Dari

kitab-kitab kuno Mesir, Yunani, India, Arab dan lain lainnya ternyata bahwa beribu-ribu tahun lamanyamereka sudah mengenal semacam hipnotisme, bahkan mengenal pula teknik memusatkan pandangan. Akan tetapi lama bangsa Eropa tidak memperhatikannya,sampai kemudian pada abad pertengahan, hipnotisme dicap sebagai SIHIR dan setelah itu sebagai ilmu yang menggunakan bantuan badan-badan halus atau makhluk makhluk halus dan lain-lain lagi dengan diliputi

kerahasiaan yang bersifat tahayul. Perkembangan hipnotisme sejak terkenalnya, dimulai pada abad ke 18 oleh Franz A.Mesmer (1743-1814) seorang tabib di kota Wina yang menggunakan hipnotisme untuk menyembuhkan pasien-pasiennya yang sakit syaraf,sehingga kemudian terkenal dengan teorinya Braid. Seorang dokter bangsa Inggris dalam abad ke-19

yang membuktikan bahwa hipnotisme dalam abad ke-19

yang membuktikan bahwa hipnotisme bersifat

psychologis, sehingga akhirnya digunakan istilah-istilah

Hipnosa dan Hipnotisme. Semenjak itu banyak sarjanasarjana

yang secara ilmiah menyelidiki masalah

hipnotisme , akan tetapi sesungguhnya baru setelah

Perang Dunia I (1914-1918) tercapai baru kemajuankemajuan

yang penting dan berguna, khususnya untuk menambah pengetahuan tentang sifat dan wujud hakikat tingkah laku manusia.