Sejarah hipnotisme sama tuanya dengan sihir,mistik, okkultisme, ilmu ketabiban dan lain-lain. Dari
kitab-kitab kuno Mesir,
kerahasiaan yang bersifat tahayul. Perkembangan hipnotisme sejak terkenalnya, dimulai pada abad ke 18 oleh Franz A.Mesmer (1743-1814) seorang tabib di
yang membuktikan bahwa hipnotisme dalam abad ke-19
yang membuktikan bahwa hipnotisme bersifat
psychologis, sehingga akhirnya digunakan istilah-istilah
Hipnosa dan Hipnotisme. Semenjak itu banyak sarjanasarjana
yang secara ilmiah menyelidiki masalah
hipnotisme , akan tetapi sesungguhnya baru setelah
Perang Dunia I (1914-1918) tercapai baru kemajuankemajuan
yang penting dan berguna, khususnya untuk menambah pengetahuan tentang sifat dan wujud hakikat tingkah laku manusia.
